FKEP USK BUKA PELATIHAN KAIGO BAGI CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA MELALUI KOLABORASI DENGAN BP3MI DAN UPT BAHASA USK
Banda Aceh, 26 Oktober 2026 – Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKep USK) menyelenggarakan pelatihan kompetensi bagi calon Caregiver (Kaigo) melalui program Specified Skilled Worker (SSW), Senin (26/10/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi calon pekerja migran Indonesia di bidang perawatan lansia untuk bekerja di Jepang.
Kegiatan ini dihadiri Dekan FKep USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS; Kepala UPT Bahasa USK, Dr. Kismullah, S.Pd., M.App.Ling; serta perwakilan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh, Basuki Rahmat, S.K.M., M.K.M. Turut hadir jajaran pimpinan dan staff dari ke tiga lembaga serta peserta pelatihan.
Dalam laporannya, Kepala UPT Bahasa USK, Dr. Kismullah, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya mempersiapkan calon pekerja migran agar memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja internasional. “Melalui program ini, kami berharap peserta memperoleh pembekalan yang mendukung kesiapan mereka untuk bekerja di luar negeri, baik dari aspek kompetensi maupun kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan BP3MI Aceh, Basuki Rahmat, menekankan pentingnya kesiapan calon pekerja migran, termasuk penguasaan kompetensi sesuai bidang pekerjaan dan pemahaman terhadap prosedur penempatan yang berlaku. “Pembekalan dan pelatihan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon pekerja migran agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna tenaga kerja serta memahami prosedur bekerja ke luar negeri,” jelasnya.
Dekan FKep USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS, menyoroti peran pendidikan keperawatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perawatan lansia. “Pelatihan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memberikan perawatan lansia yang berkualitas, sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi tuntutan dunia kerja internasional,” ungkap Prof. Tahlil.
Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pendidikan dan pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kompetensi dan kesiapan calon pekerja migran untuk memasuki pasar kerja internasional.
Melalui Kelas Kaigo Training, FKep USK bersama UPT Bahasa USK dan BP3MI Aceh mendorong pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang perawatan lansia dan siap menghadapi peluang kerja di tingkat internasional.
