FKEP USK DAN RSJ ACEH SEPAKATI PENGUATAN KOLABORASI PENDIDIKAN, RISET, DAN PENGABDIAN
Banda Aceh, 1 Juli 2025 — Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKep USK) dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh terus memperkuat sinergi melalui evaluasi perjanjian kerja sama (MoA) yang digelar di Ruang Senat FKep USK, Selasa (1/7/2025). Pertemuan ini menjadi forum strategis membahas keberlanjutan kerja sama dalam bidang pendidikan, praktik profesi, serta potensi pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Hadir dalam rapat ini, Dekan FKep Dr. Teuku Tahlil, S.Kp, MS, Wakil Dekan, para dosen senior, serta perwakilan manajemen dan unit pendidikan RSJ Aceh. Diskusi berlangsung konstruktif dan terbuka, menyoroti berbagai aspek teknis dan kebijakan dalam implementasi MoA.
Dalam arahannya, Dr. Teuku Tahlil menyampaikan pentingnya keselarasan dalam perencanaan anggaran tahunan antara institusi pendidikan dan rumah sakit mitra. Beliau juga menegaskan bahwa kerja sama dengan RSJ Aceh sangat strategis, tidak hanya untuk mendukung praktik profesi mahasiswa, tetapi juga sebagai wahana riset dan pengabdian dosen FKep.
Kehadiran mahasiswa Ners FKep yang menjalani praktik profesi di RSJ Aceh memberikan manfaat timbal balik bagi kedua institusi. Bagi FKep USK, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung, lingkungan praktik yang nyata sangat mendukung pencapaian capaian pembelajaran lulusan di bidang keperawatan jiwa. Sementara itu, bagi RSJ Aceh, kehadiran mahasiswa juga membawa dampak positif. Mahasiswa membantu proses pelayanan keperawatan dengan tetap berada di bawah supervisi Clinical Instructor (CI), sehingga dapat meringankan beban kerja tenaga kesehatan. Kehadiran mereka juga mendorong suasana akademik dan profesional di lingkungan rumah sakit, sekaligus membuka peluang transfer ilmu dari institusi pendidikan kepada fasilitas pelayanan.
Evaluasi MoA ini juga menyinggung pentingnya kerja sama dalam kegiatan riset dan pengabdian. Dr. Ns. Darmawati, S.Kep., M.Kep., Sp.Mat., berharap ke depan RSJ Aceh lebih terbuka dalam kolaborasi penelitian dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tren kasus kesehatan jiwa, yang selaras dengan kompetensi lulusan.
Hal ini disambut positif oleh Ns. Nurhayati yang menyatakan kesiapan bagian diklat RSJ untuk menjajaki kerja sama riset bersama FKep. Sementara itu, Prof. Marlina mengusulkan penyusunan pemetaan tren isu atau fenomena kasus di RSJ yang dapat menjadi dasar penelitian bersama.
Rapat ditutup dengan semangat kolaboratif untuk menyempurnakan dokumen kerja sama ke depan. Kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama ini harus mengutamakan kepentingan mahasiswa dan kontribusi terhadap peningkatan layanan kesehatan jiwa di Aceh.
Dengan semangat sinergi dan saling pengertian, FKep USK dan RSJ Aceh berkomitmen melanjutkan kerja sama yang adaptif, transparan, dan berdampak nyata bagi pendidikan keperawatan dan pengabdian kepada masyarakat.

