MAHASISWA K3S KEPERAWATAN USK LAKSANAKAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF (ROP) PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Banda Aceh, 22 Desember 2025 —Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Keperawatan Senior (K3S) Universitas Syiah Kuala Stase Keperawatan Gerontik melaksanakan kegiatan Terapi Modalitas berupa Terapi Relaksasi Otot Progresif (ROP) pada lansia penderita hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengontrol tekanan darah, menurunkan ketegangan otot, serta meningkatkan relaksasi dan kenyamanan pada lansia. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Gampong Lhong Cut, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, dan diikuti oleh 7 lansia dengan riwayat hipertensi, dihadiri oleh CI gerontik dan Bidan Desa dan kegiatan ini berada di bawah bimbingan Ns. Nurul Hadi, M.Kep dan Ns. Zulkarnaini, M.Kep. dosen pembimbing Stase Keperawatan Gerontik Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala.
Acara dimulai pukul 10.30–11.30 WIB. Sebelum terapi dimulai, mahasiswa K3S terlebih dahulu melakukan pemeriksaan tekanan darah pada lansia untuk mengetahui kondisi awal. Kegiatan ini di pandu oleh Rasyifa, S.Kep selaku moderator. Selanjutnya, Rasyifa, S.Kep juga memberikan edukasi singkat selama 5 menit mengenai hipertensi, manfaat relaksasi otot progresif, serta peran terapi nonfarmakologis dalam membantu pengendalian tekanan darah. Terapi Relaksasi Otot Progresif (ROP) ini pandu oleh Annisa Salsabila, S.Kep selaku demonstran. Terapi Relaksasi Otot Progresif (ROP) ini berdurasi 20 menit yang dilakukan secara bertahap dengan membimbing lansia untuk menegangkan dan merilekskan kelompok otot tertentu, disertai teknik pernapasan dalam yang terkontrol. Terapi ini dilaksanakan dengan memperhatikan kenyamanan, keamanan, serta kemampuan fisik masing-masing peserta.
Selama kegiatan berlangsung, para lansia tampak antusias dan kooperatif dalam mengikuti setiap tahapan terapi. Setelah terapi selesai, dilakukan sesi diskusi tanya jawab selama 10 menit terkait terapi yang sudah dilakukan. Setelah sesi diskusi selesai, mahasiswa K3S melakukan pengukuran ulang tekanan darah untuk menilai respons tubuh terhadap intervensi yang diberikan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mengalami perasaan lebih rileks dan penurunan ketegangan, serta beberapa di antaranya menunjukkan penurunan tekanan darah.
Salah satu mahasiswa K3S menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya manajemen hipertensi secara mandiri, tidak hanya melalui pengobatan farmakologis, tetapi juga dengan penerapan terapi nonfarmakologis seperti Relaksasi Otot Progresif yang dapat dilakukan secara rutin di rumah. Kegiatan Terapi Modalitas ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa K3S di bidang keperawatan gerontik. Diharapkan melalui kegiatan ini, lansia dapat lebih aktif dalam menjaga kesehatannya, meningkatkan kualitas hidup, serta menurunkan risiko komplikasi akibat hipertensi.
Mahasiswa K3S juga berharap kerja sama antara mahasiswa, perangkat desa, kader kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan hidup sehat dan menciptakan lansia yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya di lingkungan masyarakat.

