Mahasiswa K3S FKep USK Gelar Edukasi dan Senam Hipertensi di Gampong Geuceu Kayee Jato
Banda Aceh, 29 Desember 2025 — Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Keperawatan Senior (K3S) Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKep USK) Stase Keperawatan Gerontik melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan dan senam hipertensi sebagai upaya pengendalian hipertensi di Gampong Geuceu Kayee Jato, Banda Aceh.
Kegiatan ini mengangkat tema “Kendalikan Hipertensi dengan PATUH” serta terapi modalitas “Gerak Sehat untuk Kendalikan Hipertensi”, yang merupakan bagian dari praktik klinik mahasiswa K3S FKep USK. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Gampong Geuceu Kayee Jato dengan pendampingan dosen Stase Keperawatan Gerontik, yaitu Ns. Nurul Hadi, M.Kep., Ns. Rahmawati, M.Kep., Ns. Nurhasanah, M.Kep., Ns. Dara Febriana, MSc., PhD., dan Ns. Zulkarnaini, M.Kep.
Edukasi dan senam hipertensi dipilih sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mudah diterapkan, aman, serta dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan secara optimal.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–11.20 WIB ini diikuti oleh 10 orang lansia dengan riwayat hipertensi. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan pemeriksaan tekanan darah. Selanjutnya, mahasiswa K3S menyampaikan edukasi kesehatan mengenai hipertensi yang mencakup pengertian, faktor risiko, dampak dan komplikasi, serta upaya pengendalian melalui pola hidup sehat yang dirangkum dalam konsep PATUH. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan interaktif, disertai sesi diskusi serta tanya jawab.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran lansia untuk menjaga kesehatan, khususnya dalam mengendalikan hipertensi,” ujar Risti Lasmiana Putri, S.Kep, selaku moderator kegiatan.
Sementara itu, Ners. Melafilani, S.Kep., M.Kep., selaku Clinical Instructor (CI) mahasiswa di Gampong Geuceu Kayee Jato, menjelaskan bahwa hipertensi tidak dapat disembuhkan secara total, namun dapat dikendalikan. “Pengendalian dapat dilakukan dengan rutin memeriksa tekanan darah, patuh mengonsumsi obat, menjaga pola makan sehat dan bergizi, serta tetap aktif melakukan aktivitas fisik seperti olahraga,” jelasnya.
Materi edukasi disampaikan oleh Nurfadhillah, S.Kep., dilanjutkan dengan pemaparan senam hipertensi oleh Alvia Turrahmi, S.Kep.. Peserta juga dibekali poster dan booklet sebagai media edukasi untuk mendukung pelaksanaan senam hipertensi secara mandiri di rumah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan senam hipertensi bersama selama kurang lebih 15 menit, menggunakan gerakan sederhana yang aman bagi lansia. Senam ini bertujuan melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kebugaran, serta membantu pengendalian tekanan darah secara nonfarmakologis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa K3S FKep USK diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan keperawatan komunitas. Sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, perangkat desa, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.


