DUKUNG LITERASI GIZI MASYARAKAT, MAHASISWA K3S PROFESI NERS FKEP USK KENALKAN SIGAP MPASI
Banda Aceh, 21 Februari 2026 – Mahasiswa K3S Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKEP USK) melaksanakan sosialisasi dan bazar edukatif di Gampong Lam Ujong, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari stase Sosio Technopreneur yang mengintegrasikan inovasi teknologi dalam peningkatan literasi gizi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa di bawah bimbingan Ns. Suraya Putri, S.Kep., MIPH., MHM memperkenalkan SIGAP (Sistem Informasi Gizi Anak dan Pangan) MPASI, sebuah platform edukasi digital yang dirancang untuk membantu orang tua memahami praktik pemberian makanan pendamping ASI secara tepat dan terstruktur.
Platform ini memuat panduan MPASI sesuai usia anak, menu dan resep tujuh hari, pilihan camilan sehat, tracker pertumbuhan, informasi penanganan Gerakan Tutup Mulut (GTM), FAQ seputar MPASI, kalkulator kebutuhan MPASI, serta laporan nutrisi mingguan untuk membantu pemantauan asupan gizi anak secara terstruktur..
Kegiatan bazar yang dilaksanakan bersamaan dengan sosialisasi disambut antusias oleh masyarakat Gampong Lam Ujong. Sebagai penguatan edukasi, mahasiswa membagikan flashcard berisi materi tentang waktu dan prinsip pemberian MPASI, tekstur, porsi, dan frekuensi berdasarkan kelompok usia (6–8 bulan, 9–11 bulan, dan 12–24 bulan), tanda lapar dan kenyang, cara memperkenalkan makanan baru serta kewaspadaan alergi, prinsip kebersihan, hingga daftar makanan yang perlu dihindari. Media tersebut dilengkapi kode QR yang terhubung langsung ke website SIGAP MPASI.
Kegiatan ini turut menghadirkan inovasi produk berbasis pangan lokal berupa nugget tempe sebagai alternatif camilan sehat bagi anak. Produk tersebut diperkenalkan sebagai contoh pengolahan bahan pangan lokal yang bernilai gizi, terjangkau, dan aplikatif bagi masyarakat.
Pembimbing akademik, Ns. Suraya Putri, S.Kep., MIPH., MHM, dalam sambutannya menyampaikan menyampaikan, “Melalui SIGAP MPASI, kami ingin memudahkan orang tua dalam mengakses informasi yang tepat dan terpercaya mengenai pemberian makanan pendamping ASI. Harapannya, inovasi ini dapat membantu mencegah masalah gizi sejak dini.”
Apresiasi juga disampaikan oleh Safrina, Kader Desa Lam Ujong, yang menilai kehadiran platform SIGAP MPASI membantu masyarakat, khususnya para ibu, dalam memperoleh informasi yang praktis dan mudah diakses.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa K3S Profesi Ners FKEP USK menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi dan pendampingan masyarakat berbasis inovasi teknologi sebagai kontribusi nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

