AKSI TANGGAP DARURAT FK–FKEP USK DI PIDIE JAYA, LAYANI 153 PASIEN DI DESA MEUNASAH RAYA PIDIE JAYA
22 Desember 2025 – Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melaksanakan kegiatan aksi tanggap darurat bencana melalui skrining cepat dan penanganan penyakit pasca bencana hidrometeorologi bagi masyarakat rentan di Aceh, pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Desa Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam kegiatan ini, tim gabungan FK berkolaborasi dengan FKep USK memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada bayi, balita, ibu hamil, dan lansia, serta menyelenggarakan pelayanan kesehatan berupa pengobatan massal bagi bayi/balita, ibu hamil, dewasa, hingga lansia.
Sebanyak 153 orang pasien berhasil dilayani dalam aksi tersebut. Berdasarkan hasil skrining dan layanan pengobatan, penyakit terbanyak yang ditemukan meliputi:
ISPA: 45 kasus, Diare: 28 kasus, Dermatitis: 17 kasus, Hipertensi: 15 kasus, Dispepsia: 13 kasus, Rhinitis alergi: 11 kasus, Anoreksia: 10 kasus
Serta penyakit lainnya
Layanan juga dicatat berdasarkan kelompok umur, dengan rincian:
Bayi: 5 orang, Anak-anak: 11 orang, Balita: 27 orang, Ibu hamil: 1 orang, Dewasa: 84 orang, Lansia: 22 orang
Temuan ini menunjukkan bahwa pasca bencana hidrometeorologi, keluhan dominan masih berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan (ISPA), gangguan pencernaan seperti diare dan dispepsia, serta penyakit kulit yang umum terjadi pada kondisi lingkungan dan sanitasi yang terdampak. Tim juga memberikan edukasi singkat tentang pencegahan penyakit pasca bencana, terutama terkait kebersihan diri, konsumsi air bersih, dan kewaspadaan terhadap gejala infeksi.
Adapun tim pelaksana kegiatan terdiri dari:
Dr. Ns. Cut Husna, MNS, Ns. Nurul Hadi, M.Kep, Ns. Dewiyuliana, M.Kep, Ns. Andi Muliadi, M.Kep, dr. Akmal Fachrial Reza, dr. Dolly Jazmi, dr. Nanda Putri Widjayanti.
FK dan FKep USK menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan. USK berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat Aceh dalam situasi darurat, khususnya untuk memastikan kelompok rentan memperoleh layanan kesehatan yang cepat, aman, dan tepat sasaran


