DUA PROGRAM STUDI PADA  FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA RAIH AKREDITASI INTERNASIONAL ASIIN

DUA PROGRAM STUDI PADA  FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA RAIH AKREDITASI INTERNASIONAL ASIIN

Program Studi Keperawatan dan Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala berhasil meraih Akreditasi Internasional dari Lembaga Akreditasi Internasional ASIIN. Pencapaian ini diraih bersama dengan 4 program studi dari 2 Fakultas lain  yaitu  Fakultas Kedokteran Hewan (Prodi Pendidikan Dokter Hewan dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan) dan  Fakultas Kedokteran (Pendidikan Dokter dan Pendidikan Profesi Dokter)

Ketua Tim Akreditasi Internasional USK, Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P., menyampaikan bahwa dokumen berupa sertifikat akreditasu ASIIN tersebut menjelaskan bahwa status akreditasi internasional untuk ke enam Prodi ini mulai berlaku sejak tanggal 23 Juni 2023 sampai dengan 14 Juli 2024. Beliau menilai, akreditasi internasional ini merupakan sebuah capaian penting karena memberikan dampak yang positif, dalam upaya USK untuk memperoleh pengakuan internasional menuju world class university.

Karena itu, dirinya mengingatkan agar sivitas dari ketiga fakultas tersebut untuk tidak berpuas diri dengan capaian akreditasi internasional tersebut. Prestasi ini harus terus dipertahankan dengan komitmen kuat dan semangat kebersamaan yang telah terjalin selama ini.

Dekan Fakultas Keperawatan USK, Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS menyampaikan rasa haru dan bangga atas pencapaian ini. Beliau mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak, khususnya seluruh civitas akademika yang telah dengan tanpa lelah  mencurahkan pikiran, tenaga dan waktunya untuk kesuksesan pencapaian akreditasi tersebut, “ Selamat untuk seluruh civitas akademika FKEP USK. Semoga rekognisi ini bermanfaat bagi seluruh civitas akademika, alumni, maupun pengguna lulusan FKep USK. Kita akan terus membenahi diri untuk terus memberikan yang terbaik bagi Fakultas Keperawatan. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih baik bagi ikhtiar kita bersama”