MISI KEMANUSIAAN BERLANJUT: 23 RELAWAN KEPERAWATAN USK SUSUL TIM PERTAMA KE PIDIE JAYA ACEH
Banda Aceh, 30 November 2025 – Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala kembali memberangkatkan relawan untuk membantu penanganan korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Sebanyak 23 relawan yang terdiri dari mahasiswa dan alumni diberangkatkan sebagai Batch 2, menyusul rombongan pertama yang berjumlah 12 orang dan telah tiba di lokasi tiga hari sebelumnya.
Dekan Fakultas Keperawatan USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., MS., menyampaikan rasa haru dan bangganya atas antusiasme para relawan yang secara sukarela turun langsung membantu masyarakat terdampak.
“Masyarakat di daerah berdampak tentu saja memiliki risiko penyakit-penyakit akibat dan pascabencana, untuk itulah kami mencoba hadir secara langsung di tengah-tengah mereka,” ujarnya.
Para relawan dijadwalkan bertugas di Rumah Sakit Daerah Pidie Jaya, khususnya di Ruang IGD serta unit-unit pelayanan lain yang membutuhkan dukungan tenaga kesehatan. Kehadiran relawan diharapkan membantu memperkuat respons kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan pascabanjir. Wakil Dekan Sumber Daya dan Keuangan Fakultas Keperawatan, Prof. Dr. Ners. Marlina, S.Kep., M.Kep, Sp.MB menyempatkan diri mendampingi para relawan di Rumah Sakit Daerah Pidie Jaya.
Keberangkatan relawan ini juga merupakan wujud nyata implementasi misi “Kampus Berdampak” Universitas Syiah Kuala, yang mendorong kontribusi langsung sivitas akademika terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi multisektor.
Dari perspektif keilmuan, pengiriman relawan ini mencerminkan peran strategis perawat dalam kebencanaan, mulai dari triase, stabilisasi kondisi darurat, edukasi kesehatan, hingga dukungan psikososial bagi korban. Kegiatan ini juga menjadi praktik nyata penerapan manajemen bencana, termasuk mitigasi risiko kesehatan, koordinasi lintas lembaga, serta pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Dr. Ns. Hilman Syarif, M.Kep., S.Kep., MB, menegaskan komitmen Fakultas Keperawatan USK dalam mendukung upaya kemanusiaan tersebut.
“Fakultas Keperawatan siap berkontribusi dalam kebutuhan kemanusiaan yang masih berlangsung hingga kini. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Universitas dan pemangku kepentingan lainnya untuk memfasilitasi pengiriman relawan selama dibutuhkan,” ungkapnya.
Dengan keberangkatan Batch 2 ini, total relawan yang telah dikirim mencapai 35 orang. Fakultas Keperawatan USK berharap kehadiran para relawan dapat memberikan dampak positif dan mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat di daerah terdampak banjir.Untuk kali ini Fakultas Keperawatan hanya mampu menjangkau Pidie Jaya karena putusnya akses utama ke wilayah lain. Semoga selanjutnya para relawan data dikirimkan ke wilayah lain juga untuk pemerataan bantuan kemanusiaan.


