KOLABORASI LINTAS PROFESI: FKEP DAN FK USK GELAR EDUKASI PENCEGAHAN CAMPAK DAN CACAR DI SD-IT HAFIZUL ILMI SEBAGAI IMPLEMENTASI INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE)
Aceh Besar, 23 Oktober 2025 — Fakultas Keperawatan dan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) berkolaborasi melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan bertema “Generasi Siaga: Kenali, Cegah, dan Atasi Penyakit Infeksi Virus Menular (Cacar dan Campak)” di SD-IT Hafizul Ilmi, Gampong Blang Krueng, Kabupaten Aceh Besar.
Kegiatan ini merupakan penerapan konsep Interprofessional Education (IPE) yang melibatkan 55 mahasiswa Fakultas Keperawatan, 16 mahasiswa Fakultas Kedokteran, serta 70 siswa kelas 5 dan 6 SD-IT Hafizul Ilmi sebagai peserta. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan dan penanganan penyakit campak dan cacar.
Kegiatan dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Ns. Darmawati, M.Kep., Sp.Mat., dosen Fakultas Keperawatan USK, yang juga menjadi pendamping utama dalam pelaksanaan program.
Dalam sambutannya, Dr. Ns. Darmawati, M.Kep., Sp.Mat. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas profesi antara mahasiswa keperawatan dan kedokteran USK. Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada siswa dalam mengenali serta menangani penyakit campak dan cacar, tetapi juga untuk mempererat hubungan kemitraan dan silaturahmi antara universitas dengan masyarakat, khususnya lingkungan sekolah dasar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi edukatif tentang penyakit campak yang disampaikan oleh mahasiswa keperawatan, Aura Nisya dan Putri Nabilla. Setelah itu, beberapa mahasiswa Fakultas Keperawatan menampilkan role play tentang proses penularan penyakit campak secara interaktif.
Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi tentang cacar oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran, Mursyid Nur Hidayat, kemudian diakhiri dengan demonstrasi cuci tangan enam langkah yang dipandu oleh mahasiswa kedokteran.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik langsung mencuci tangan dan berpartisipasi dalam permainan edukatif yang disiapkan oleh mahasiswa.
Menutup rangkaian kegiatan, panitia memberikan bingkisan edukatif kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, dosen pendamping, dan pihak sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mencegah penularan penyakit menular dapat meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran lintas profesi bagi mahasiswa untuk menerapkan konsep Interprofessional Education (IPE) dalam konteks pengabdian masyarakat.



