Mahasiswa K3S FKep USK Stase Keperawatan Gerontik Gelar Edukasi dan Senam Hipertensi untuk wujudkan Lansia Tetap Sehat dan Aktif di Desa Lhong Cut
Banda Aceh, 21 Desember 2025 – Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Keperawatan Senior (K3S) Universitas Syiah Kuala Stase Keperawatan Gerontik melaksanakan kegiatan terapi modalitas dengan bertema “Bergerak Sehat Bersama, Tkanan Darah Terjaga” serta penyuluhan kesehatan bertema “Edukasi Hipertensi: “Kendalikan Hipertensi, Lansia Tetap Sehat dan Aktif”. Kegiatan ini dibimbing oleh dosen pembimbing Ns. Khairani, MPH, Ns. Juanita, MNS, Ns. Rahmawati, M.Kep, Ns. Dara Febriana, MSc., PhD, dan Ns. Nurhasanah, M.Kep.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Keuchik Gampong Lhong Cut, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, dan diikuti oleh 5 orang lansia. Acara dimulai pukul 09.30–11.00 WIB dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berisi demonstrasi senam hipertensi, sementara sesi kedua pemaparan materi edukasi hipertensi. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terutama lansia dalam memanajemen kesehatan terkait hipertensi melalui penyuluhan edukasi hipertensi serta pelaksanaan senam hipertensi sebagai salah satu upaya dalam mengontrol tekanan darah. Penyuluhan kesehatan merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan oleh mahasiswa K3S keperawatan saat berdinas di desa dan dilaksanakan dengan bimbingan dosen dari tim Keperawatan Gerontik Fakultas Keperawatan USK.
Sebelum kegiatan senam hipertensi dimulai, para lansia terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tekanan darah. Lalu di lanjutkan dengan baris berbaris untuk melakukan terapi modalitas yaitu senam hipertensi yang di pandu oleh Raudhatul Jannah, S.Kep, Aura ichlasil wafa, S.Kep, Sagita Fitria, S.Kep, Dara Nurul Kamila, S.Kep. Gerakan senam disesuaikan dengan kondisi fisik lansia dan bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kebugaran, serta membantu menurunkan dan menstabilkan tekanan darah. Sepuluh menit setelah senam selesai, para lasia kembali diukur tekanan darahnya untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah aktivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari setengah peserta mengalami penurunan tekanan darah, menandakan adanya respon positif terhadap pelaksanaan senam hipertensi.
Kemudian baru dilanjutkan dengan pemaparan materi pendidikan kesehatan terkait edukasi hipertensi oleh Zahratul Syifa, S.Kep dan Rizka Trirahmi Sari, S.Kep, yang mencakup konsep hipertensi, cara mengatasi hipertensi, bahaya hipertensi bila tidak diobati, pola makan yang perlu dihindari dan dianjurkan, serta jenis olahraga yang aman bagi penderita hipertensi. Kegiatan ini kemudian berlanjut ke sesi tanya jawab yang dipandu oleh Jihan Humayra, S.Kep, serta pembagian leaflet edukasi kepada para lansia yang berhadir.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan pendidikan kesehatan terkait hipertensi hari ini, dapat meningkatkan kesadaran lansia dalam manajemen kesehatan yang baik bagi masyarakat terutama yang mengalami hipertensi” Ujar Jihan Humayra, S.Kep selaku moderator acara.
Sebagai kegiatan terakhir dari rangkaian pengabdian mahasiswa K3S di Desa Lhong Cut, besar harapan kami agar penyuluhan kesehatan serta senam hipertensi yang telah dilaksanakan ini dapat menjadi jalan pembuka bagi masyarakat, khususnya para lansia, untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga kesehatan diri. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi dapat menjadi kebiasaan positif yang terus berlanjut di lingkungan desa.
Kami juga berharap kerja sama antara mahasiswa K3S, perangkat desa, kader kesehatan, dan seluruh masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Semoga ilmu dan pengalaman yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang serta mendorong terciptanya lansia yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya. Semoga kegiatan ini menjadi pijakan menuju desa yang semakin peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan warganya.


